PELATIHAN PENANGANAN KEBAKARAN DAN RED CODE, KOLABORASI ANTARA CIVITAS JURUSAN TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS, HIMA DAN UKM HIMALAYA
03 July 2026, 14:38 WIB - Civitas kampus (Dosen, Tendik, Mahasiswa) perlu memiliki pengetahuan tentang sistem proteksi kebakaran yang tersedia dikampus, seperti alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, smoke detector, dan Manual Call Point (MCP). Selain memahami fungsi peralatan tersebut, mahasiswa juga perlu mengetahui prosedur tanggap darurat kebakaran atau code red agar mampu mengambil tindakan yang cepat, tepat, dan aman katika menhadapi situasi darurat. Melalui kegitan Pelatihan ini, Civitas akademika diharapkan dapat memahami fungsi APAR, hydrant, smoke detector, dan manual call point, serta mampu melakukan tindakan yang tepat saat terjadi keadaan darurat kebakaran. Pelatihan ini diadakan pada Hari: Selasa, Tanggal: 26 Mei 2026. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan budaya keselamatan di lingkungan kampus, di dung oleh Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Surabaya. Diikuti 79 peserta yang berasal dari Anggota Himalaya, Dosen, Tendik, Cleaning Servis, Anggota HIMA, dan perwakilann UKM Jurusan Teknologi Laboratoium Medis.